Kehidupan kita di dunia

 

Kehidupan kita di dunia

Bismillah….

Kaum muslimin dan muslimat yang di muliakan Allah ta’ala

Salah satu sudut pandang yang di ajarkan oleh baginda kita, suri tauladan kita, nabi Muhammad shollallu alaihi wasallam dalam menyikapi sebuah kehidupan kita di dunia ini adalah dengan cara menyamakan atau menyerupakan kehidupan kita di dunia ini hanyalah layaknya singgahnya seorang musafir.

Suatu ketika Rasullullah memberikan sebuah nasehat yang berharga dan terindah kepada Abdullah ibnu umar radhiyallahuanhuma ;

كن في الدنيا كأنك غريب أو عابر سبيل

“ Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau seorang musafir “HR.Bukhari.

Maka perlu kita sadari bahwa dunia ini bukanlah tujuan kita yang sebenarnya jama’ah, akan tetapi dunia ini hanyalah tempat persinggahan kita.

Dan harusnya seorang muslim itu rindu kepada kampung akhiratnya, karena sungguh dunia ini hanyalah tempat kesenangan yang sementara ,sedangkan kampung akhirat adalah sebenar-benarnya tempat kita kembali yang kekal.

Jama’ah Allah ta’ala berfirman dalam surah AL-Ghafir : 39

يٰقَوْمِ اِنَّمَا هٰذِهِ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَا مَتَاعٌ ۖوَّاِنَّ الْاٰخِرَةَ هِيَ دَارُ الْقَرَارِ

Wahai kaumku! Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.”

Jama’ah , banyak firman Allah ta’ala mengenai kehidupan kita di dunia ini

Bahwa sebaik-baik tempat kita kembali adalah di akhirat nanti…dan dunia ini pasti kita akan meninggalkanya..dan sesungguhnya dunia ini hanyalah tempat senda gurau dan main-main…

Allah berfirman : ( surah AL-An’am : 32 )

وَمَا الْحَيٰوةُ الدُّنْيَآ اِلَّا لَعِبٌ وَّلَهْوٌ ۗوَلَلدَّارُ الْاٰخِرَةُ خَيْرٌ لِّلَّذِيْنَ يَتَّقُوْنَۗ اَفَلَا تَعْقِلُوْنَ

“Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti ?”

Akan tetapi begitulah, kebanyakan manusia terlena dengan kehidupan dunia ini, mereka berlomba-lomba mengumpulkan harta sebanyak-banyaknya dan mereka mengira bahwa ia akan kekal di dunia ini, padahal mereka telah menyaksikan banyak manusia yang telah mendahuluinya

Dan sesunguhnya kematian itu adalah nasehat terbaik bagi yang masih hidup

Ammar bin Yasir Radhiyallahu anhu memberikan nasehat yang berharga ;

كفى بالموت واعظا

“cukuplah kematian sebagai pemberi nasehat”

(lihat Aina Nahwu Min Haulai, syaikh abdul malik qasim)

Jama’ah kaum muslimin dan muslimat yang di muliakan Allah ta’ala

Maka telah jelas , bahwa hakikat kehidupan kita di dunia ini adalah sebuah perjalanan menuju sebuah kematian, dan seorang muslim sejati akan mencurahan tenagannya untuk memperbanyak perbekalan mereka dengan baik.

Dan semoga Allah ta’ala selalu memberikan kita kesehatan dan juga kekuatan sehingga kita bisa beramal sholeh sebanyak-banyaknya untuk mempersiapkan perbekalan untuk esok nanti..

Wassallamualaikum warahmatullahi wabarokatuh….

__________________________

Penulis : Teguh Julianto

Media : Merauke islamic

Referensi

1. Let's hijrah keep sunnah

1/Post a Comment/Comments

  1. Kehidupan di dunia ini singkat dan tidak ada yang kekal 😔

    BalasHapus

Posting Komentar